S'org shbat adlh s'org eank kan mnjadi Mata luu,
Saat luu tlalu buta tuk mlihat knyataan
S'org shbat adlh s'org eank kan mnjadi Telinga luu,
Saat telinga luu tlalu tuli tuk mndengarkn kbenarn
S'org shbat adlh s'org eank kan mnjadi Suara tuk luu,
Saat luu mndadak lupa caranya brkata-kata
S'org shbat adlh s'org eank kan mnggenggam tangan luu,
Saat luu trlalu takut tuk brjalan sendirian
S'org shbat adlh s'org eank kan mminjamkan bahunya tuk luu,
Saat luu tlalu angkuh tuk mnangis
S'org shbat adlh s'org eank kan brteriak mmberi luu smangad,
Saat luu mnemui bukit eank bgtu terjal
S'org shbat adlh s'org eank kan brtepuk tngan paling keras,
Saat luu brhasil mncapai puncak bukit ituhh
S'org shbat adlh s'org eank kan mmbuka pintu rumah dan hatinya 24 jam sehari, 7 hari seminggu, 30 hari sebulan, non stop
hnya tuk luu
supaya luu bisa masuk dan beristirahat sejenak
S'org shbat gak harus slalu ngdukung luu
Karna luu gg slamanya benar
Tp mreka spenuhnya paham
Bahwa mereka bukanlah polisi yang akan menilang semua pelanggaran luu
Ataupun hakim yang akan mengetuk palu keputusan final luu
S'org shbat bukanlah malaikat
Mereka bisa saja salah
Dan mereka juga bisa terluka
Mereka bisa merasa kesepian
Dan adakalanya, tangan mereka juga perlu digenggam dan diyakinkan
Karna s'org shbat hnyalah manusia biasa
Sama halnya seperti kita
Yang akan mengajak kita
Merentangkan sayap-sayap cinta
Untuk kemudian, bersama-sama terbang
Menuju cahaya
Saat luu tlalu buta tuk mlihat knyataan
S'org shbat adlh s'org eank kan mnjadi Telinga luu,
Saat telinga luu tlalu tuli tuk mndengarkn kbenarn
S'org shbat adlh s'org eank kan mnjadi Suara tuk luu,
Saat luu mndadak lupa caranya brkata-kata
S'org shbat adlh s'org eank kan mnggenggam tangan luu,
Saat luu trlalu takut tuk brjalan sendirian
S'org shbat adlh s'org eank kan mminjamkan bahunya tuk luu,
Saat luu tlalu angkuh tuk mnangis
S'org shbat adlh s'org eank kan brteriak mmberi luu smangad,
Saat luu mnemui bukit eank bgtu terjal
S'org shbat adlh s'org eank kan brtepuk tngan paling keras,
Saat luu brhasil mncapai puncak bukit ituhh
S'org shbat adlh s'org eank kan mmbuka pintu rumah dan hatinya 24 jam sehari, 7 hari seminggu, 30 hari sebulan, non stop
hnya tuk luu
supaya luu bisa masuk dan beristirahat sejenak
S'org shbat gak harus slalu ngdukung luu
Karna luu gg slamanya benar
Tp mreka spenuhnya paham
Bahwa mereka bukanlah polisi yang akan menilang semua pelanggaran luu
Ataupun hakim yang akan mengetuk palu keputusan final luu
S'org shbat bukanlah malaikat
Mereka bisa saja salah
Dan mereka juga bisa terluka
Mereka bisa merasa kesepian
Dan adakalanya, tangan mereka juga perlu digenggam dan diyakinkan
Karna s'org shbat hnyalah manusia biasa
Sama halnya seperti kita
Yang akan mengajak kita
Merentangkan sayap-sayap cinta
Untuk kemudian, bersama-sama terbang
Menuju cahaya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar